Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan

Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan engkau dustakan?

Update blog sobat

2012-05-01

Istiqomah Dalam Kebajikan



Jika kamu baik hati, mungkin saja orang lain menuduhmu punya pamrih.
Tapi bagaimanapun juga penilaian orang, tetaplah berbaik hati.

Jika kamu jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu.
Tapi bagaimanapun juga, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Jika kamu memperoleh ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain jadi iri.
Namun bagaimanapun juga respon orang lain, tetaplah kamu berbahagia.

Jika kamu sukses, kamu akan mendapatkan beberapa teman palsu dan teman sejati
Tapi bagaimanapun juga, tetaplah pertahankan kesuksesanmu.

Apa yang kamu bangun bertahun-tahun,
mungkin saja dihancurkan orang lain dalam waktu semalam.
Namun bagaimanapun juga, tetap bangunlah

Semua kebaikan yang kamu lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang.
Namun bagaimanapun juga sikap orang, tetaplah kamu berbuat baik sepanjang hari.

Berikanlah selalu yang terbaik dari dirimu,
pada akhirnya kamu akan mengetahui,
bahwa semua ini adalah urusan kamu dengan Tuhanmu,
Dia tidak pernah tidur dan selalu melihat perbuatanmu,
Jadi, tetaplah istiqomah dalam kebajikan.
Semoga Allah SWT mencintai dan ridho padamu.
Amin Ya Robbal 'alamin.

lanjut baca...

2012-04-30

Kumpulan Peribahasa dan Pantun Lucu-Pantun Asmara



Bangsa Indonesia sangat kaya dengan ragam budayanya. Salah satunya adalah peribahasa dan pantun. Peribahasa adalah kelompok kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung pengertian tertentu. Sedangkan Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Ada berbagai macam jenis pantun. Ada pantun jenaka, pantun nasehat, pantun asmara, pantun adat, pantun agama, pantun kias dll.

Peribahasa dan pantun merupakan salah satu cara bersosialisasi yang cukup efektif untuk menyampaikan pesan.Kadang kadang, peribahasa digunakan sebagai bagian dari pantun. Di kalangan pemuda sekarang, kemampuan berpantun biasanya dihargai. Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan bermain-main dengan kata. Hingga sekarang, pantun sering digunakan sebagai pengantar pembukaan saat rapat, acara pernikahan bahkan sampai acara kampanye. Kali ini saya sampaikan kumpulan peribahasa dan pantun bertema asmara dan jenaka/lucu.


Tak ada gading yang tak retak,
mana ada gaya nungging yang tak enak.
Bagai langit dan bumi,
sekali dijepit ingin nambah lagi.

Ada gula ada semut,
buah dada enaknya langsung di-emut.
Malu bertanya sesat di jalan,
banyak gaya membuat ketagihan.

Pucuk dicinta ulampun tiba,
sudah keluar leganya tak terhingga.

Bagai menepuk air didulang,
sekali masuk empuk mintanya diulang.

Daun sirih berdaun kelor,
apa isi di balik kolor?
satu pistol dua pelor.

Buah kecapi rasanya kecut,
apa isi di dalam kancut?
dua bibir yang berambut lagi cemberut.

Jinak-jinak burung merpati,
lebih jinak burung lelaki.
Burung merpati dipegang lari,
burung lelaki dipegang berdiri.

Seringgit sidua kupang,
sandal jepit buatan Jepang.
Apa itu dibalik kutang?
lembek lembek tidak bertulang,
dipegang malah menantang,
bikin batang menjadi tegang.


lanjut baca...

2012-04-29

Puisi Terakhir Karya WS Rendra



Puisi terakhir karya alamarhum WS Rendra ini menurut saya bagus untuk kita renungkan, isinya sarat dengan pesan-pesan penting bagi ruhaniah kita. Puisi ini ditulis almarhum di atas ranjang rumah sakit sebelum ajal menjemputnya. Selamat membaca dan merenungkannya... Semoga bermanfaat.


---------------------------------------------------------------

Seringkali aku berkata,
ketika semua orang memuji milikku...
bahwa semua ini hanyalah titipanNya...
bahwa mobilku hanyalah titipanNya,
bahwa rumahku hanyalah titipanNya,
bahwa hartaku hanyalah titipanNya,
bahwa putraku hanyalah titipanNya,

Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya...
Mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?
Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milikNya itu?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali olehNya?

Ketika diminta kembali,
kusebut itu musibah...
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka...
kusebut itu sebagai panggilan apa saja,
untuk melukiskan kalau itu adalah derita...

Ketika aku berdoa,
kuminta yang cocok dengan hawa nafsuku...
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku...
Seolah keadilan kasihNya harus berjalan seperti matematika...

Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku...

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan sebagai kekasih...
Kuminta dia membalas "perlakukan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai dengan keinginanku...

Ya Tuhan, padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku untuk beribadah...

"Ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja"


lanjut baca...

2012-04-27

Luangkan Waktumu



Luangkanlah waktu untuk berpikir
karena berpikir adalah sumber kekuatan

Luangkanlah waktu untuk membaca
karena membaca adalah landasan sikap bijaksana

Luangkanlah waktu untuk bermain
karena bermain merupakan rahasia awet muda

Luangkanlah waktu untuk diam
karena diam adalah kesempatan menuju Yang Maha Esa

Luangkanlah waktu untuk peduli
karena peduli adalah kesempatan untuk membantu sesama

Luangkanlah waktu untuk mencintai dan dicintai
karena cinta adalah anugrah yang besar dari Tuhan

Luangkanlah waktu untuk tertawa
karena tertawa adalah musik jiwa

Luangkanlah waktu untuk bersikap santun
karena sikap santun adalah jalan menuju kebahagiaan

Luangkanlah waktu untuk mengkhayal
karena khayalan melahirkan masa depan

Luangkanlah waktu untuk berdo’a
karena do’a adalah kekuatan terbesar di muka bumi.

lanjut baca...

 
 

AL Asma'ul Husna

Sahabat Pondokku

~PONDOK-KU~ - | Copyright 2009 Blogger.com| - - - - - - - -